![]() |
| Foto:Perumahan yang ditinggalkan |
VISTORBELITUNG.COM,Sangatta, Kutai Timur – Sebuah video yang diunggah oleh akun Aby Drone di media sosial baru-baru ini menyita perhatian warganet. Melalui tayangan udara, terlihat jelas kondisi puluhan unit rumah di Kompleks Perumahan Korpri, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang kini terbengkalai dan nyaris “ditelan” oleh alam.
Unggahan dengan latar musik khas tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 18 ribu tanda suka. Dalam deskripsi unggahannya, sang pengunggah menuliskan narasi yang menyiratkan ironi: "Dulu di bangun untuk masa depan, sekarang malah di telan alam ."
Dari hasil rekaman drone, terlihat kawasan perumahan yang terletak di kawasan Rawa Gabus, Jalan Pelabuhan Kenyamanan itu dalam kondisi memprihatinkan. Puluhan bangunan tampak tidak terawat, dikelilingi genangan air dan vegetasi liar yang mulai merambah dinding-dinding rumah. Beberapa struktur bangunan sudah ambruk, sementara yang lain masih berdiri kukuh meski dikepung semak belukar dan air rawa.
Perumahan yang dibangun untuk para anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ini dulunya diharapkan menjadi hunian yang nyaman dan representatif. Namun, entah apa yang terjadi, kawasan tersebut justru terbengkalai dan berubah menjadi pemandangan kontras di tengah perkembangan Kabupaten Kutai Timur.
Lokasinya yang berada di wilayah rawa menjadikan kawasan ini rawan genangan. Seiring waktu, alam seolah "mengambil kembali" lahan yang pernah diubah menjadi kawasan pemukiman tersebut. Kini, kompleks perumahan itu hanya menyisakan cerita tentang ambisi masa lalu yang berakhir sunyi.
Video tersebut pun menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan nasib bangunan yang terbengkalai, sementara yang lain menyoroti pentingnya analisis lingkungan sebelum proyek perumahan skala besar dilaksanakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status lahan dan rencana ke depan untuk kawasan perumahan tersebut. Namun, unggahan ini menjadi pengingat bahwa perencanaan pembangunan yang tidak mempertimbangkan kondisi alam bisa berakhir sia-sia, meninggalkan puing-puing harapan yang perlahan ditelan bumi.
.
Sumber: Unggahan Aby Drone di Media Sosial, 2025
