Ujian Berat Bagi Ibrahim dan Ismail -->

Ujian Berat Bagi Ibrahim dan Ismail

25 Jun 2018, June 25, 2018

Setelah beberapa tahun ibrahim meninggalkan anaknya dan isterinya di padang pasir yang tandus, ia pun merasa rindu.

Setiap kali ia mengirim utusan melihat keadaan anak dan isterinya, setiap itu pula ia merasa lega.

Ternyata dari utusan itu ia dapat keterangan bahwa hajar dan ismail dalam keadaan baik-baik saja.anak dan istrinya di anggap pemilik dan pemimpin di mekkah.karena istrinya dan anaknya itulah yang pertama kali menetap dan bertempat tinggal di sana.

Demikianlah, ibrahim akhirnya tak dapat menahan kerinduannya yang selama ini terpendam.ia berangkat ke mekkah dan bertemu dengan hajar dan ismail di padang arafah. Anak dan istrinya sedang mengembalakan ternak yang cukup banyak.

Ia merasa lega dan bercampur haru, ternyata kehidupan istrinya dan anak tidak kurang suatu apapun, tanpak malah serba kecukupan.

Dalam perjalanan pulang ke mekkah,ketuga anak manusia itu beriatirahat di muzsalifah kareba kelelahan.perjalanan antara palestina dan mekkah bukanlah jarak yang dekat. Maka ia tertudur saking lelahnya.

Dalam tidurnya yang hanya sebenatar itu ia mendapatkan wahyu melalui mimpi. Bahwa ia di perintahkan allah supaya menyembelih ismail. Ya, ismail harus dikorbankan sebagai bukti tunduk patuhnya ibrahim kepada tuhannya.

Begitu terbangun ia berdebar-debar.ujian kali ini benar-benar berat. Ia begitu menyayangi ismail,tetapi tuhan menghendaki yang sangat di cintainya itu untuk dijadikan korban.

Betapa berat cobaan ini. Lama ia mendambakan anak sebagai penerus generasinya. Ismail adalah anaknya yang pertama sebelum dari perkawinannya dengan sarah ia belum di karuniai anak walau usianya sudah sangat lanjut. Kini setelah mendapatkan anak itu harus di korbankan?

Agak ragu, namun akhirnya ia menguatkan hati demi rasa cintanya yang lebih besar kepada tuhan. Ia beritahukan mimpi itu pada ismail.

"wahai ismail,aku tadi malan di perintah allah untuk menyerahkanmu sebagai korban:aku harus menyembelihmu sekarang, bagimanakah pendapatmu, nak? Kata ibrahim.

"wahai ayah,sekiranya itu perintah allah maka laksanakanlah apa yang di berintahkan itu dan aku akan tetap sabar dan ihlas jawab ismail.

Dikisahkan betapa iblis berusaha merintangi perintah allah kepada ibrahim. Ibrahim, sarah dan ismail berkali-kali dibujuk agar tidak mau melaksanakan perintah it. Namun ketiganya tetap melaksanakan perintah allah. Godaan iblis yang demikian dahsyatnya tak mampu meruntuhkan mereka.

Ismail di bawa ke atas bukit.wajahnya ditutup kain putih pedang sudah di siapkan,ketika pedang itu sudah di atas leher ismail, hampir menempel, tiba-tiba tubuh ismail di ganti dengan se'ekor kambing yang gemu. Malaikat jibril yang melakukannya dengan demikian Selamatlah ismail dari penybelihan.

Allah berfirman kepada ibrahim :"hai ibrahim kau sudah melaksanakan perintahku dengan ihlas .Dan sekarang sebagai gantinya aku berikan binatang ternak untuk disembelih.ini adalah cobaan yang sangat besar bagimu. "

Peristiwa itu terjadi 10 dzulhijah di mina. Hingga sekarang dirayakan umat islam sebagai hari raya kurban umat islam yang melaksanakan ibadah haji juga melakukan kurban di mina sebagai penghormatan atas nabi ibrahim. 

TerPopuler