![]() |
| Foto:Pondok Pesantren Al-Adalah |
VISTORBELITUNG.COM,Desa Padasari, Kecamatan A1, Indonesia – Bencana tanah bergerak (land movement) melanda Pondok Pesantren Al-Adalah di Desa Padasari, menyusul hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir. Akibat pergerakan tanah yang terus-menerus dan lambat namun merusak, sebagian bangunan di kompleks pesantren mengalami kerusakan parah hingga roboh.
Kejadian ini dimulai dengan robohnya asrama putri, kemudian diikuti oleh asrama putra dan fasilitas pendidikan lain di dalam kompleks. Asrama Putra 1 dilaporkan mengalami kerusakan paling berat. Kondisi tanah yang tidak stabil membuat bangunan-bangunan kokoh pun tidak dapat bertahan.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sebanyak 526 orang yang terdiri dari santri, staf, dan warga sekitar terpaksa dievakuasi atau dipindahkan ke lokasi yang lebih aman di lingkungan pondok. Proses evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan warga mengingat kondisi tanah dan bangunan yang sudah tidak stabil.
Kejadian ini menjadi peringatan serius akan dampak bencana tanah bergerak pasca curah hujan tinggi, terutama di daerah dengan kontur tanah yang rentan. Hingga saat ini, kondisi tanah masih terus dipantau untuk menghindari risiko lanjutan.
