Cerita 25 Nabi SHALIH A.S Ajakan Kepada kaumnya -->

Cerita 25 Nabi SHALIH A.S Ajakan Kepada kaumnya

5 Apr 2018, April 05, 2018

 Nabi shaleh adalah keturunan nabi nuh A.s menurut silsilah beliau adalah putra 'ubaid bin 'amir bin iram bin sam bin nuh A.s nabi shaleh di utus ke tengah-tengah bangsa tsamud yang hidup di bekas reruntuhan kaum aad.

Bangsa tsamud ternyata lebih pandai dari pada kaum aad. Mereka lebih mampu lagi membangun lagi jaringan irigasi yang lebih sempurna guna mengairi lahan pertanian dan perkebunan.

Mereka juga membangun tempat tinggal yang jauh lebih indah dan megah di bukit-bukit.mereka hidup makmur dan berlomba-lomba dalam kemegahan.

Ajakan nabi shaleh kepada kaumnya.
  Seperti kaum aad.ternyata bangsa tsamud menyembah berhala.mereka juga mengerjakan dosa,kemaksiatan dan kedurhakaan.

  Allah mengutus nabi shaleh ke tengah-tengah mereka. Berkata nabi shaleh kepada kaumnya :"hai kaumku, sembahlah allah. Tidal ada tuhan selain dia,jangan lah kamu menyekutukan nya dengan sesembahan yang lain.


Allah menciptakan kami dari tanah. Dialah yang bisa menjadikanmu bisa membangun dengan menyediakan sarana-saran. Maka sudah selayaknya kalian memohon ampun atas perbuatan dosa kalian.

Bertaubatlah kepadanya. Sesungguhnya tuhanku amat dekat (rahmat-nya) dan memperkenankan do'a hambanya.

 Namun kaum tsamud tidak menghiraukan ajakan nabi shaleh.mereka bahkan mendustakan nabi shaleh dan menganggap nabi shaleh sebagai pembual belaka.

 Bagi nabi shaleh, dakwah adalah tugasnya, ia tidak mengharapkan upah dari kaumnya. Ia hanya menyampaikan,maka tanpa putus asa,dengan sabar dan telaten ia tetap melancarkan dakwah untuk menyembah allah dan meninggalkan kekufuran.

  Nabi shaleh di tuntut kaumnya memgeluarkan mu'jizat jika nabi shaleh giat melaksanakan dakwah.kaum tsamud juga giat berusaha untuk memalingkan perhatian umat dari nabi shaleh di remehkan seluruh bangsa tsamud.

 Pada suatu hari kaum tsamud menemui nabi shaleh.

  "hai shaleh,kalau engkau memang benar seorang nabi.maka datangkanlah suatu keajaiban,jika engakau tidak bisa mengeluarkan mu'jizat berarti kau seorang pembohong. "demikian kata kaum tsamud.

 Menghadapi tuntutan demikian tak ada jalan lain lagi bagi nabi shaleh kecuali memohon kepada allah agar memberikan mu'jizat kepadanya.

  Allah mengabulkan do'a nabi shaleh.pada suatu hari nabi shaleh.pada suatu hari nabi shaleh mengajak kaumnya untuk pergi ke kaki gunung. Orang-orang kafir itu mengikuti nabi shaleh.bukan karena mempercayai nabi shaleh melainkan berharap agar nabi shaleh tidak bisa mengeluarkan mu'jizat.dengan demikian mereka dapat mengolok-olok dan menghina nabi shaleh.

Tetapi betapa terkejut orang-orang kafir itu. Tak lama setelah mereka berkumpul di kaki gunung. Tampaklah se'ekor onta betina yang bagus rupanya. Onta itu besar dan gemuk belum pernah mereka melihat onta sebagus itu.tetek onta itu penuh dengan susu.

Nabi shaleh berpesan pada kaumnya :"inilah onta mu'jizat dari tuhanku. Onta ini boleh kalian peras susunya setiap hari.susunya tidak akan habis-habis.tetapi perharikan pesan ku ini. Onta ini harus di biarkan bebas berkeliaran,tidak seorang pun boleh mengganggunya. Onta ini jiga berhak minum air sumur bergantian dengan penduduk.jika hari ini onta minum maka tak seorang pun dari penduduk.jika hari ini onta ini minum maka sebaliknya besok para penduduk boleh mengambil ait sumur dan si onta tidaj minum air sedikit pun jua. "

Kaum tsamud setuju dengan perjanjian itu.hari itu pula onta mu'jizat langsung menuju sumur dan meminum airnya.pata penduduk segera mengambil tempat susu dan memeras susu onta itu bergantian.

Kedurhakaan kaum tsamud
  Sejak minculnya onta yang membawa berkah air susuasyarakat dari orang-orang yang beriman bertambah kuat dan tebal imannya.sedangkan orang-orang kafir semakin iri dan menaruh dendam kepada nabi shaleh.

Mereka tetap berusaha mematahkan dakwah yang di lancarkan nabi shaleh. Orang-oranf kafir itu kemudian mengadakan saimbara.

Siapa yang berani membunuh onta nabi shaleh maka mereka akan mendapat hadiah berupa gadis cantik.

Tersebutlah, dua orang pemuda nekad memgikuti syaimbara itu. Mereka sudah sepakat akan menikmati hadiah perempuan cantik itu bersama-sama.

Sungguh mesum niat ini, demikianlah ketika onta itu baru saja minum di salah satu sumur penduduk salah satu dari pembunuh kejam itu melepaskan anak panah.

Tepat mengenai kaki onta.onta itu berlari kesakitan.namun seorang lagi yang telah siap dengan golok di tangan kanan segeta mengjabisi onta itu. Mereka berhasil membunuh onta dan otomatis mendapatkan hadiah perempuan cantik.

  Setelah onta itu mati orang-orang kafir merasa lega.mereka dengan beraninya menantang nabi shaleh :"hai shaleh, onta yang kau banggakan itu sekarang sudah kami bunuh.kenapa tidak ada balasan siksa bagi kami l. Kalau kau memang utusan allah tenrunya kau dapat mendatangkan siksa yang kau ancamkan kepada kami. !

Berkata nabi shaleh:"kalian benar-benar telah berbuat dosa.sekarang kalian boleh bersenang-senang selama tiga hari.seseudah lewat tiga hari, maka datanglah ancaman yang dijanjikan allah kepadamu.

  Waktu tiga hari itu sebenarnya kesempatan bagi bangsa tsamud untuk bertobat dan menyadari kesalahannya.tapi mereka malah mengejek nabi shaleh.mereka menganggap nabi shaleh hanya membual belaka.

   Belum sampai tiga hari mereka datang lagi kepada nabi shaleh dan berkata :hai shaleh,kenapa kenapa tidak kau percepat datangnya siksa itu pada kami? "

 Berkata nabi shaleh :"hai kaumku mengapa kau minta segeta datangnya siksa. Bukankah kebaikan? Kenapa kamu tidak minta ampun kepada allah,mudah-mudahan kamu di beri ampun ".

  Diam-diam orang kafir itu merasa takut. Bukankah ucapan nabis shaleh selalu terbukti kenyatannya. Bagaimana kalu sisa itu memang benar-benar datang kepada mereka.maka untuk mencegah datangnya siksa itu.

Sehari sebelum waktj yang di janjikan habis, mereka mengadakan rapat gelap, mereka bermaksud membunuh nabi shaleh agar siksa  itu tak jadi diturunkan. Sungguh keji dan busuk rencana mereka.

 Tetapi allah melindungi hambanya yang benar, nabi shaleh di selamatkan dari rencana pembunuhan yang keji itu.

  Esok harinya terjadilah peristiwa yang mengerikan itu. Bangsa tsamud di sambar petir yang meledak dan menggelegar membelah angkasa.bumi juga ikut murka atas kesombongan bangsa yang ingkar itu. Gempa yang dahsyat telah mengahncurkan dan memporak-porandakan tempat tinggal mereka yang megah dan besar.

Tidak ada seorang pun dari kaum yang ingkar itu ada yang selamat. Hanya nabi shaleh dan para pengikutnya saja terhindar dari malapetaka.

Musna sudah suatu peradapan tinggi dari bangsa yang kuat dan perkasa.rumah,tempat tinggal, harta dan hewan peliharaan mereka benar-benar telah hancur total.itulah adzab bagi kaum yang durhaka.

 Ayat-ayat yang berhubungan dengan kisah nabi shaleh adalah bagaimana tersebut dalam surat al-A'raaf 73-79

Dan (kami telah mengutus)  kepada kaum tsamud saudara mereka shaleh. Ia berkara:"hai kaumku, sembahlah allah,sekali tidak ada tuhan bagi mu selainnya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari tuhanmu. Unta betina allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi allah,dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun, (yang karenanya)  kamu akan ditimpa siksaan yang pedih.

 Dan ingatlah olehmu di waktu tuhan menjadikan kamu pengganti-penggantu(yang berkuasa)  sesudah kaum aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah- tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk di jadikan rumah. Maka ingatlah nikamat-nikamt allah dan janganlah kamu merajalela di murka bumi membuat kerusakan.

  Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antar kaumnya berkata kepada orang-orang yang di anggap lemah yang telah beriman di antara mereka :"tahukah kamu bahwa shaleh di utus (menjadi rasul) oleh tuhannya? " mereka menjawab "sesungguhnya kami beriman kepada wahyu,yang shaleh diutus untuk menyampaikannya.

 Orang-orang yang menyombongkan diri berkata:"sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu"

  Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah tuhan.dan mereka berkata:"hai shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika(betul) kamu termasuk orang-orang yang di utus. (allah)

  Karena itu mereka di timpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka..

 Maka shaleh meninggalkan mereka seraya berkata:"hai kaumku sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanatku tuhanku, dan aku telah memberi nasehat kepadamu, tetapi kamu tidak menyukai orang-orang yang memberi nasehat. "

TerPopuler