Menhan Prabowo Meninjau Pembulatan Komcad di pusdiklatpassus Batujajar -->

Menhan Prabowo Meninjau Pembulatan Komcad di pusdiklatpassus Batujajar

28 Sept 2021, September 28, 2021
Foto: Kemhanri / Instagram / Kemhanri Prabowo Subianto Meninjau Langsung Pelatihan Komcad



VISTORBELITUNG.COM,Mentri pertahanan Prabowo Subianto Meninjau Pusat Pendidikan dan latihan Pasuskan Khusus (Pusdiklatpassus) Komando pasukan Khusus (Kopassus) sabtu,(25/9) di Batujajar,bandung,jawa Barat untuk melihat secara langsung Kegiatan Pembualatan komponen Cadangan (Komcad)

Latihan Pembulatan Komponen cadangan (Komcad) Berlangsung hingga 7 Oktober 2021.kegitan ini dilakukan oleh 2.500 Orang Siswa komponen Cadangan yang mendaftarkan diri dan lolos sebagai Komponen Cadangan


Dalam Kunjungan Tersebut,Turut mendamping Menhan Prabowo,Danjen Kopassus mayjen TNI Mohammed Hasan,Komandan Pusat Pendidikan dan latihan Khusus (Danpusdiklatpassus) Kopassus Brigjen TNI Thevi Zebua,Dirjen pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha,kepala badan Pertahanan Kemhan (kabaranahan) Marsda TNI Yusuf Jauhari dan Asisten Khusus Kemhan Letjen TNI (Purn) Sejafrie Sjamsoeddin dan Letjen TNI (Purn) Hotmangaraja pandjaitan 

Mengawali Kunjungan Kerja menhan Prabowo di jelaskan Danpusdiklatpassus Tentang Pelaksanaan Latihan Komponen cadangan Tahun 2021,yang di selingi dengan Peninjauan ke sejumlah fasilitas pendukung di pusdiklatpassus,Seperti Barak dan Daerah Latihan.

Sebelum Pelatihan Pembulatan ini,sebanyak 2500 Peserta latihan ini telah menjalani latihan Militer dasar Selama tiga bulan di resimen induk kodam (Rindam) Yaitu masing-masing Komando militer (Kodam) Jaya,kodam III/ Siliwangi,Kodam IV/Diponogoro,Kodam V/ Brawijaya,dan kodam XII/ Tanjungpura

dalam sambutan menhan prabowo Subianto Menyampaikan,Bahwa Komponen Cadangan (Komcad) adalah amanat bagian undang-undang Nomor 23 Tahun 2019,tentang Pengelolaan sumber daya Nasional (PSDN).Tujuan dibentuknya komcad adalah memperkuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai Unsur Utama dalam sistem pertahanan Negara,dalam menghadapi ancaman militer maupun hibrida,maupun mobilisasinya dilaksanakan melalui keputusan Presiden dan Persetujuan dari DPR dan dibawah Panglima TNI.

TerPopuler