Aksi Tak Senonoh di Indomaret: Pria Berani Tunjukkan Kemaluan kepada Kasir Wanita, Viral di Medsos -->

Aksi Tak Senonoh di Indomaret: Pria Berani Tunjukkan Kemaluan kepada Kasir Wanita, Viral di Medsos

Jan 13, 2026, January 13, 2026
Foto:Seorang pria lakukan hal tak senonoh di depan kasir tunjukkan alat kelaminnya


VISTORBELITUNG.COM,Belakangan ini, media sosial kembali dihebohkan dengan aksi tak senonoh di salah satu gerai Indomaret. Seorang pria nekat menunjukkan kemaluannya kepada kasir wanita saat proses pembayaran berlangsung. Video kejadian tersebut menyebar dengan cepat di berbagai platform, memicu kecaman dan perbincangan hangat di kalangan warganet. Peristiwa ini bukan hanya menyoroti perilaku asusila, tetapi juga menyadarkan publik tentang pentingnya rasa aman bagi pekerja, terutama di sektor ritel.


Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian ini terjadi di salah satu Indomaret . Saat itu, kasir wanita sedang melayani pembayaran seorang pelanggan pria. Tanpa diduga, pria tersebut tiba-tiba membuka celananya dan memperlihatkan alat kelaminnya di hadapan sang kasir.


Beberapa sumber menyebutkan bahwa korban sempat terkejut dan berusaha menghindar, sementara pelaku dengan cepat pergi dari lokasi setelah melakukan aksinya. Aksi tersebut terekam oleh kamera pengawas (CCTV) toko, dan rekamannya kemudian tersebar di media sosial.


Korban, yang merupakan karyawati Indomaret, dilaporkan mengalami trauma dan ketakutan pasca-kejadian. Manajemen Indomaret menyatakan telah memberikan pendampingan dan dukungan psikologis kepada korban. Mereka juga menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan karyawan serta pelanggan.


Pihak Indomaret telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan video tersebut demi menghormati privasi korban dan mencegah dampak psikologis yang lebih luas.


Video yang beredar memicu gelombang kemarahan di media sosial. Banyak warganet mengecam perilaku pelaku dan menyebut aksi tersebut sebagai bentuk pelecehan seksual yang tidak dapat ditoleransi. Tagar terkait kejadian ini sempat trending, dengan banyak netizen menyuarakan dukungan untuk korban dan menuntut hukum yang tegas bagi pelaku.


Selain kecaman, ada juga seruan untuk meningkatkan pengamanan di tempat umum, terutama toko swalayan yang buka 24 jam, agar kejadian serupa tidak terulang. Beberapa akun juga mengingatkan pentingnya edukasi tentang kesadaran gender dan penghormatan terhadap orang lain.


Tindakan pelaku dalam peristiwa ini dapat dikategorikan sebagai pelecehan seksual sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Pelaku dapat dikenakan pasal pemaksaan kontak seksual atau perbuatan cabul, dengan ancaman hukuman penjara yang cukup berat.


Selain itu, tindakan tersebut juga melanggar ketentuan pidana umum seperti perbuatan tidak senonoh di muka umum (Pasal 281 KUHP) yang ancaman hukumannya mencapai dua tahun delapan bulan penjara. Kepolisian diharapkan dapat segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku untuk proses hukum yang adil.


Kejadian ini mengingatkan kita bahwa pelecehan seksual dapat terjadi di mana saja, termasuk di tempat umum yang seharusnya aman. Untuk mencegah terulangnya kasus serupa, diperlukan sinergi antara masyarakat, pihak berwajib, dan perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.


Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:


1. Peningkatan pengawasan melalui CCTV dan patroli keamanan di area rawan.

2. Sosialisasi dan pelatihan bagi karyawan untuk menghadapi situasi darurat.

3. Edukasi publik tentang bentuk-bentuk pelecehan seksual dan sanksi hukumnya.

4. Dukungan psikologis yang mudah diakses bagi korban pelecehan.


Peristiwa pelecehan seksual di Indomaret ini adalah tamparan keras bagi masyarakat. Selain menuntut hukum yang tegas, kita juga perlu bersama-sama menciptakan budaya yang tidak mentolerir kekerasan atau pelecehan dalam bentuk apa pun. Mari dukung korban dan pastikan kejadian seperti ini tidak lagi terulang di masa depan.

TerPopuler