Kejati Babel Bongkar Penyamaran Aset dalam Perkara Korupsi & TPPU Timah: 148 Jumbo Bag Antrasit Disita dari Permukiman Warga -->

Kejati Babel Bongkar Penyamaran Aset dalam Perkara Korupsi & TPPU Timah: 148 Jumbo Bag Antrasit Disita dari Permukiman Warga

Jan 22, 2026, January 22, 2026

 

Foto:praktik penyembunyian aset yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU)


VISTORBELITUNG.COM,Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung kembali mengungkap praktik penyembunyian aset yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU) dalam tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk. Kali ini, penyidik berhasil menyita ratusan karung besar (jumbo bag) berisi mineral antrasit yang disembunyikan di kawasan permukiman penduduk.


Berdasarkan Surat Perintah Penyitaan dari Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) serta Surat Penetapan Izin Sita dari Pengadilan Negeri Sungailiat, operasi penyitaan dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026. Sebanyak 148 jumbo bag berisi mineral bukan logam jenis antrasit diamankan dari kediaman seorang berinisial AK di Jalan PKG–Sungailiat, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.


Penyitaan ini merupakan bagian dari penyelidikan perkara dugaan korupsi dan TPPU tata niaga timah, dengan tersangka korporasi PT SIP. Perusahaan tersebut diduga terlibat dalam mata rantai penguasaan dan pengelolaan komoditas di luar mekanisme hukum yang berlaku.


Fakta penyidikan mengungkap bahwa sebelum disita, ratusan jumbo bag antrasit tersebut sebelumnya telah dipindahkan oleh Desy Lie, yang diketahui merupakan istri dari Suwito Gunawan. Barang bukti itu kemudian dititipkan di rumah AK, diduga dengan maksud untuk menghindari pengawasan dan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.


Operasi ini menegaskan komitmen Kejati Bangka Belitung dalam menelusuri alur dana dan aset yang diduga berasal dari aktivitas illegal dalam industri timah. Penyembunyian aset di lokasi permukiman warga dinilai sebagai upaya untuk mengelabui hukum.


Penyidikan terhadap seluruh pihak terkait, termasuk alur perpindahan dan kepemilikan antrasit tersebut, masih terus dilakukan secara intensif untuk mengungkap jaringan secara lebih komprehensif.

TerPopuler