![]() |
| Foto:sekelompok jamaah tabligh Mengajak Sholat |
VISTORBELITUNG.COM,Sebuah insiden terjadi di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (02/02/2026), saat seorang warga terlihat mengamuk terhadap sekelompok jamaah tabligh. Kejadian ini bermula ketika para jamaah tersebut mendatanginya untuk mengajak sholat ke masjid serta memberikan ceramah agama.
Menurut informasi yang berkembang, pria yang marah itu diduga tidak terima dengan ajakan dan nasihat yang diberikan. Saat emosinya memuncak, ia diketahui melontarkan kata-kata yang tidak pantas kepada para jamaah. Dari percakapan yang sempat terdengar, pria tersebut merasa tersinggung saat dibujuk untuk sholat dan diceritakan mengenai panasnya neraka sebagai bagian dari peringatan agama.
Yang menarik, dalam unjuk emosinya, pria itu disebutkan menyatakan bahwa dirinya adalah seorang muallaf seseorang yang baru memeluk agama Islam. Pernyataannya ini menambah dimensi lain pada konflik, menimbulkan pertanyaan apakah ketidakterimaannya muncul dari perbedaan pemahaman, pengalaman pribadi, atau mungkin cara penyampaian dakwah yang dinilainya tidak tepat.
Insiden ini pun sempat terekam dan menjadi perbincangan di media sosial, dengan beberapa akun membagikannya di platform seperti Snack Vidio dengan judul “Konflik di Kebon Jeruk, Warga Marah Saat Diajak Sholat oleh Jamaah Tabligh”. Video dan narasi yang beredar memicu berbagai tanggapan dari netizen, mulai dari yang mengkritik sikap kasar pria tersebut hingga yang mempertanyakan metode pendekatan dakwah yang digunakan jamaah tabligh.
Kejadian ini mengingatkan kembali akan pentingnya etika dalam berdakwah dan cara menyampaikan nasihat yang bijak, sopan, dan tidak memaksa. Di sisi lain, juga perlu diingat bahwa setiap orang memiliki latar belakang, pemahaman, dan batasan personal yang berbeda dalam menerima ajakan agama.
Semoga insiden ini dapat menjadi pembelajaran bersama untuk menciptakan komunikasi yang lebih harmonis, baik di lingkungan masyarakat maupun dalam aktivitas keagamaan.
