Selamat dari Malam Mencekam Saksi Mata Ceritakan Detik-Detik Penyerangan KKB di Pos PT. Kristalin Nabire -->

Selamat dari Malam Mencekam Saksi Mata Ceritakan Detik-Detik Penyerangan KKB di Pos PT. Kristalin Nabire

Feb 22, 2026, February 22, 2026

 

Foto:Keterangan Saksi Mata yang Hidup saat penyerangan KKB


VISTORBELITUNG.COM,Nabire, 23 Februari 2026 – Sebuah peristiwa tragis kembali mewarnai tanah Papua. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan melancarkan serangan terhadap pos penjagaan milik PT. Kristalin yang juga dijaga oleh personel TNI di Kabupaten Nabire, Papua, pada Sabtu (21/2/2026). Seorang warga yang selamat dari peristiwa tersebut memberikan kesaksian mengerikan tentang bagaimana ia bisa luput dari maut.


Informasi yang dihimpun dari unggahan akun media sosial infokomando, seorang saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian mengaku melihat langsung aksi brutal tersebut.


"Betul saya lihat," ujar saksi mata dalam rekaman video yang beredar.


Menurut kesaksiannya, saat serangan terjadi, pos penjagaan hanya dijaga oleh dua orang personel keamanan yang berjaga secara bergantian. Suasana mendadak mencekam ketika tembakan-tembakan mulai terdengar.


Saksi mata yang panik langsung bergegas menyelamatkan diri. Dalam upaya menghindari kepungan dan tembakan, ia nekat melompat ke sungai. Saat melarikan diri, saksi mata mengaku sempat menjadi sasaran tembakan para penyerang. Namun, beruntung peluru yang ditembakkan tidak mengenai dirinya.


"Saya sempat ditembaki tapi tidak kena," ungkapnya.


Dari tempat persembunyiannya di dalam sungai, ia melihat kejadian tragis menimpa dua orang rekannya yang berada di pos. Keduanya tertangkap oleh KKB dan dalam aksi keji, para pelaku membakar korban hidup-hidup.


Karena rasa takut yang luar biasa, saksi mata memilih bertahan di dalam sungai. Ia baru berani keluar dari persembunyian setelah merasa situasi aman, yakni sekitar satu jam setelah serangan terjadi.


Hingga berita ini diturunkan, pihak keamanan masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Komentar di berbagai unggahan terkait video ini juga dilaporkan telah dibatasi oleh admin.


Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang dilakukan KKB di Bumi Cenderawasih yang menelan korban dari kalangan aparat keamanan maupun sipil.

TerPopuler