Dokter THT Pekanbaru tunjukkan Bentuk Asli Polip Hidung -->

Dokter THT Pekanbaru tunjukkan Bentuk Asli Polip Hidung

Mar 14, 2026, March 14, 2026

 

Foto:bentuk asli Polip saat dikeluarkan dari  hidung


VISTORBELITUNG.COM,PEKANBARU - Seorang dokter spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan (THT) asal Pekanbaru baru-baru ini menunjukkan kondisi polip yang dialami oleh salah satu pasiennya. Polip tersebut tampak sudah membesar saat dilakukan tindakan operasi. Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh kebiasaan pasien dalam mengeluarkan ingus secara paksa dan terus-menerus.


Menurut sang dokter, kebiasaan yang tampak sepele ini ternyata menyimpan risiko kesehatan yang serius. "Jika ingus dipaksa keluar terus menerus, tekanan yang dihasilkan dapat memicu pembesaran polip dan juga dapat menyebabkan sinusitis," jelasnya, Rabu (11/03/2026).


Mengeluarkan ingus memang merupakan respons alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari lendir berlebih, debu, atau kuman. Namun, jika dilakukan dengan cara yang salah terlalu keras dan sering hal ini justru dapat kontraproduktif.


Tekanan tinggi yang dihasilkan saat mengejan dapat mendorong lendir yang mengandung bakteri atau virus masuk lebih dalam ke rongga sinus. Akibatnya, terjadi penyumbatan dan peradangan pada sinus yang dikenal dengan istilah sinusitis. Selain itu, iritasi kronis pada mukosa hidung akibat tekanan terus-menerus juga dapat memicu pertumbuhan jaringan abnormal yang disebut polip.


Polip hidung sendiri adalah jaringan lunak yang tumbuh di lapisan hidung atau sinus. Jika dibiarkan membesar, polip dapat menyumbat saluran pernapasan, menyebabkan kesulitan bernapas, gangguan indra penciuman, dan rasa tidak nyaman di wajah. Dalam kasus yang parah seperti yang ditangani dokter di Pekanbaru ini, operasi menjadi satu-satunya solusi untuk mengangkat jaringan tersebut.


Para ahli menyarankan untuk membersihkan hidung dengan cara yang lebih lembut dan efektif. Daripada mengeluarkan ingus dengan paksa, disarankan untuk meniup satu lubang hidung secara perlahan sambil menutup lubang hidung lainnya. Alternatif lain yang lebih aman adalah dengan melakukan irigasi hidung menggunakan larutan saline (air garam) untuk membersihkan dan melembapkan rongga hidung tanpa menimbulkan tekanan berlebih.


Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan keluhan pada hidung dan selalu berkonsultasi dengan dokter THT jika mengalami gejala seperti hidung tersumbat berkepanjangan, sakit kepala, atau berkurangnya kemampuan mencium bau. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi seperti pembesaran polip yang memerlukan tindakan operasi.

TerPopuler