Erdogan Ajak Umat Islam Bersatu: Perbedaan Mazhab Jangan Jadi Pemecah Belah -->

Erdogan Ajak Umat Islam Bersatu: Perbedaan Mazhab Jangan Jadi Pemecah Belah

Mar 12, 2026, March 12, 2026

 

Foto:Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan


VISTORBELITUNG.COM,– Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, kembali menegaskan pentingnya persatuan di kalangan umat Islam. Dalam pernyataan terbarunya, ia mengajak seluruh elemen umat untuk tidak menjadikan perbedaan mazhab sebagai alat pemecah belah. Erdogan menekankan bahwa inti dari keimanan umat Islam tetaplah satu, yaitu agama Islam.


"Kita tidak memiliki agama seperti Sunni atau Syiah. Kita hanya memiliki satu agama, yaitu Islam," ujar Erdogan dalam pidatonya yang dikutip pada Kamis (13/3/2026).


Pernyataan ini disampaikan Erdogan di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang kerap diwarnai ketegangan sektarian. Ia menilai, perbedaan dalam ranah furuiyyah (cabang) atau mazhab seharusnya tidak menghilangkan ikatan persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) yang menjadi fondasi utama umat.


Dalam kesempatan tersebut, Erdogan juga menyoroti warisan sejarah Islam yang menurutnya merupakan milik bersama seluruh umat, tanpa terkecuali. Ia menyebut sejumlah nama besar dalam sejarah Islam sebagai figur yang harus dihormati oleh semua kalangan.


"Kita memiliki warisan bersama. Ali bin Abi Thalib, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan adalah milik kita semua. Begitu pula Hasan dan Husein, cucu Rasulullah, serta Aisyah dan Zainab," tambahnya.


Pernyataan Erdogan ini dinilai sebagai upaya untuk meredam sentimen sektarian yang kerap muncul di berbagai belahan dunia Islam. Dengan menyebut para tokoh yang dihormati baik oleh Sunni maupun Syiah, Erdogan ingin menunjukkan bahwa umat Islam memiliki akar dan sejarah yang sama, sehingga perbedaan yang ada tidak perlu dipertajam.


Seruan ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi upaya rekonsiliasi dan kerja sama antarnegara berpenduduk mayoritas Muslim, terutama di kawasan yang selama ini dilanda konflik berkepanjangan.

TerPopuler