![]() |
| Foto:Tetap Waspada di Momen Tahun Baru |
VISTORBELITUNG.COM,Lampung, 30 Desember 2024.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan Provinsi Lampung, yang diperkirakan berlangsung hingga malam pergantian tahun baru, 31 Desember 2024. Peringatan ini dikeluarkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya nelayan, pelayar, dan wisatawan pantai.
Berdasarkan analisis BMKG, fenomena gelombang tinggi dipicu oleh beberapa faktor atmosfer dan laut:
1. Pola Angin Kencang: Terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Samudra Hindia barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan, dengan kecepatan dapat mencapai 15-25 knot (sekitar 28-46 km/jam). Angin kencang ini mendorong pembentukan gelombang tinggi.
2. Tekanan Udara Tinggi di Australia dan Rendah di Asia: Perbedaan tekanan ini memperkuat aliran angin dari arah barat daya hingga barat yang melintasi perairan Lampung.
3. Musim Monsun Asia Timur: Aktivitas monsun yang masih aktif berkontribusi pada pola angin yang kuat di wilayah tersebut.
Daerah yang Berpotensi Terdampak
BMKG memetakan beberapa wilayah perairan Lampung yang berisiko mengalami gelombang tinggi dengan ketinggian bervariasi:
· Perairan barat Lampung, Samudra Hindia: Berpotensi gelombang setinggi 2.5 - 4.0 meter (kategori tinggi).
· Selat Sunda bagian selatan dan Selat Sunda bagian utara (dekat Tanggamus): Potensi gelombang 1.25 - 2.5 meter (kategori sedang-tinggi).
· Perairan timur Lampung (Laut Jawa): Potensi gelombang lebih rendah, namun tetap perlu diwaspadai.
Kondisi ini diperkirakan puncaknya terjadi pada tanggal 30-31 Desember 2024, dengan perlahan mereda di awal tahun 2025.
Imbauan untuk Masyarakat
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Panjang Lampung memberikan serangkaian imbauan penting:
1. Untuk Nelayan dan Pelayar:
· Perhatikan peringatan dini dan hindari melaut jika menggunakan kapal berukuran kecil (di bawah GT 10).
· Kapal yang melaut diharapkan meningkatkan kewaspadaan, memeriksa kondisi kapal, dan membawa alat keselamatan yang lengkap.
· Disarankan untuk selalu memantau update informasi cuaca maritim dari BMKG.
2. Untuk Wisatawan dan Masyarakat Pesisir:
· Hindari aktivitas di tepi pantai yang berisiko terjangan gelombang tinggi, terutama di pantai-pantai yang terbuka langsung ke Samudra Hindia.
· Waspada terhadap arus balik (rip current) yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
· Mengurangi aktivitas rekreasi air seperti berenang, berselancar, atau memancing di tepian hingga kondisi membaik.
3. Untuk Pemerintah Daerah dan Stakeholder:
· Mensosialisasikan informasi ini kepada masyarakat pesisir.
· Menyiapkan langkah antisipasi dan tanggap darurat jika diperlukan.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, Lampung, mengingatkan agar euforia pergantian tahun tidak mengabaikan keselamatan. "Kami mengimbau masyarakat yang berencana menggelar acara di pesisir pantai untuk memilih lokasi yang terlindung atau mempertimbangkan kembali jika lokasinya berisiko tinggi," ujarnya.
Informasi terkini dapat diakses melalui:
· Website: www.bmkg.go.id
· Aplikasi Info BMKG.
· Media sosial resmi BMKG.
· Call center: 021-6546315/18.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti imbauan resmi, masyarakat dapat melalui momen akhir tahun dengan aman dan nyaman, terhindar dari risiko bencana akibat gelombang tinggi.
