![]() |
| Foto:Kelakuan Remaja demi perhatian Publik Medsos |
VISTORBELITUNG.COM,Makassar, Fenomena aksi ugal-ugalan yang dikenal dengan istilah "Boneng" kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial, khususnya di kalangan warganet Makassar. Jika sebelumnya aksi ini terekam di kawasan Mal Nipah, kini fenomena serupa dilaporkan muncul di Mal Panakkukang.
Istilah "Boneng" sendiri merujuk pada aksi sejumlah pria yang melakukan Kegiatan Parkour, umumnya remaja, yang melakukan atraksi berbahaya di area publik. Dalam unggahan akun Instagram @kasitau.makassar, fenomena ini diibaratkan seperti musim kawin katak, di mana para pelaku melakukan aksinya di depan lawan jenis sebagai bentuk atraksi menarik perhatian.
"Dengan adrenalin tinggi mereka berputar-putar untuk menarik perhatian lawan jenis," tulis keterangan dalam unggahan tersebut, Selasa (24/9/2024). Aksi ini dinilai sangat membahayakan, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi pengunjung mal dan pengguna jalan lainnya.
Seorang warganet dengan akun @jammi turut berkomentar mengenai fenomena ini. Ia mengatakan bahwa aksi "Boneng" kini sudah sangat dekat dan mudah ditemui di lingkungan sekitar. "Di Jawa, depan mata kita mi inieee," tulisnya, menandakan bahwa perilaku berbahaya ini sudah menjadi pemandangan umum yang meresahkan.
Fenomena "Boneng" sendiri sebenarnya bukan hal baru. Aksi ini sempat viral beberapa waktu lalu dan dikaitkan dengan tren berbahaya yang berasal dari India. Namun, kemunculannya kembali di pusat perbelanjaan ternama seperti Mal Panakkukang tentu memicu kekhawatiran baru.
Masyarakat pun berharap pihak keamanan mal dan aparat kepolisian dapat segera mengambil tindakan atas ketidaknyamanan ini. Kehadiran para pelaku "Boneng" tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi memicu terjadinya ketidaknyamanan di area yang padat pengunjung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Mal Panakkukang terkait fenomena tersebut. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika melihat aksi serupa di lingkungan sekitar.
