Pria Mengaku Tukang Servis Jam Digital Mesjid Ternyata Penipu, 12 Masjid di Sungai Tapah Jadi Korban -->

Pria Mengaku Tukang Servis Jam Digital Mesjid Ternyata Penipu, 12 Masjid di Sungai Tapah Jadi Korban

Mar 5, 2026, March 05, 2026

 

Foto:Terduga Pelaku yang ditangkap, merugikan Warga dan Masjid


VISTORBELITUNG.COM,Sungai Tapah, Rokan Hilir – Aksi licik seorang pria yang mengaku sebagai tukang servis jam digital mesjid akhirnya terbongkar setelah warga menaruh curiga. Pria tersebut justru menjadi bulan-bulanan warga saat menawarkan jasanya di kawasan Sungai Tapah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Senin (09/02/2026).


Peristiwa bermula ketika pria yang datang bersama istrinya itu mendatangi sebuah masjid dan menawarkan diri untuk memperbaiki jam digital yang tampak rusak atau tidak berfungsi. Ia meminta biaya perbaikan sebesar Rp1,5 juta dengan alasan perlu mengganti beberapa komponen di dalam jam tersebut.


Namun, warga yang curiga dengan gerak-gerik pasangan ini mulai mempertanyakan keahliannya. Setelah didesak, terungkap bahwa pria tersebut ternyata bukan teknisi sungguhan. Ia diduga sengaja mengutak-atik jam digital agar terlihat rusak, lalu menawarkan jasa perbaikannya dengan tarif mahal.


Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan bahwa sudah ada 12 masjid di wilayah Sungai Tapah yang menjadi korban modus serupa. Para pelaku biasanya berpura-pura memperbaiki jam digital, namun yang dilakukan justru merusak komponen agar terlihat rusak parah, kemudian meminta bayaran tinggi.


"Kabarnya sudah ada 12 mesjid yang menjadi korban perbaikan manipulasi jam digital di Sungai Tapah," tulis keterangan yang diterima dari warga setempat.


Warga yang geram langsung mengerumuni pria tersebut dan nyaris menghakiminya. Beruntung, aparat keamanan setempat segera tiba di lokasi dan mengamankan pria beserta istrinya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.


Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid agar lebih waspada terhadap oknum yang menawarkan jasa perbaikan mendadak, terlebih jika datang tanpa dipanggil dan meminta biaya di luar kewajaran.

TerPopuler