Ibu Ojol di Medan Kehilangan Motor, Disuruh lunasi Angsuran Sekaligus oleh FBI Finance,Padahal Angsuran Di Bayar -->

Ibu Ojol di Medan Kehilangan Motor, Disuruh lunasi Angsuran Sekaligus oleh FBI Finance,Padahal Angsuran Di Bayar

Jan 23, 2026, January 23, 2026

 

Foto: video yang dibagikan akun @meddailynews


VISTORBELITUNG.COM,MEDAN — Seorang ibu yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) harus menanggung penderitaan tak terduga setelah motornya ditarik paksa oleh petugas leasing FBI Finance Cabang Jalan Juanda, Medan. Kisah ini viral di media sosial setelah video yang merekam tangisan dan pengakuannya beredar luas pada 23 Januari 2026.


Dalam video yang dibagikan akun @meddailynews, ibu bernama Lika itu tampak terbata-bata menjelaskan situasinya. "Tidak ada niat apa-apa, apalagi melarikan diri," ujarnya dengan suara lirih, sambil berusaha menahan tangis.


Menurut informasi yang berhasil dihimpun, penarikan paksa itu dilakukan dengan alasan pengalihan data. Namun, yang membuat publik geram, setelah motornya disita, Lika tiba-tiba dihadapkan pada tuntutan yang nyaris mustahil: melunasi seluruh sisa angsuran secara langsung.


"Bayangkan, seorang ibu ojol yang sehari-hari mengandalkan motor itu untuk mencari nafkah, tiba-tiba kehilangan sumber penghidupannya. Belum cukup sampai di situ, dia malah dibebani dengan kewajiban membayar lunas semua angsuran yang belum terselesaikan," tulis seorang netizen yang menyayangkan kejadian ini.


Banyak warganet mempertanyakan prosedur dan etika dari tindakan leasing tersebut. Apakah pengalihan data administratif harus dibayar dengan penyitaan aset tanpa pemberitahuan yang manusiawi? Apakah perusahaan finance berhak memaksa pelanggan membayar seluruh angsuran sekaligus dengan cara seperti ini?


Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari FBI Finance Cabang Jalan Juanda, Medan, terkait insiden tersebut. Publik pun terus mendesak agar pihak terkait segera memberikan kejelasan dan solusi yang adil bagi Ibu Lika.


#JusticeForIbuLika kini mulai ramai digunakan di media sosial sebagai bentuk dukungan sekaligus protes terhadap tindakan sewenang-wenang yang dialami oleh ibu ojol tersebut.

TerPopuler