Teknologi Pengawasan Canggih China: Lacak Posisi Reporter Hanya dalam 7 Menit -->

Teknologi Pengawasan Canggih China: Lacak Posisi Reporter Hanya dalam 7 Menit

Jan 22, 2026, January 22, 2026

 

Foto: Seorang Reporter BBC Mencoba Teknologi AI China Untuk Mengidentifikasi Orang Menggunakan CCTV berhasil ditangkap dalam 7 Menit


VISTORBELITUNG.COM,Polisi China disebut mampu melacak posisi seseorang hanya dalam waktu tujuh menit. Hal ini terungkap dari laporan mengenai bagaimana seorang reporter BBC berhasil diidentifikasi dan dilacak dalam waktu yang sangat singkat. Teknologi yang digunakan meliputi jaringan CCTV pintar yang terintegrasi dengan teknologi pengenalan wajah dan kecerdasan buatan (AI).


Setelah identitas reporter dimasukkan ke dalam sistem pencarian, data tersebut otomatis terhubung ke jaringan kepolisian. Kamera-kamera pengawas yang terkoneksi dengan basis data besar langsung bekerja mengenali wajah, mengikuti pergerakan, serta menganalisis keterkaitan dengan kendaraan atau orang-orang di sekitarnya.


China telah mengembangkan sistem pengawasan masif yang mencakup jutaan kamera di ruang publik. Pemerintah menyatakan bahwa sistem ini sangat efektif dalam menjaga keamanan publik dan membantu mencegah kejahatan. Namun, di sisi lain, teknologi tersebut menuai kritik dari berbagai pihak yang mempertanyakan dampaknya terhadap privasi dan kebebasan individu.


Beberapa pengamat mengkhawatirkan potensi penyalahgunaan data serta minimnya transparansi dalam pengelolaan informasi warga. Meski demikian, otoritas China terus mengembangkan dan memperluas penerapan teknologi pengawasan ini, dengan klaim bahwa keamanan kolektif lebih diutamakan.


Sistem pengenalan wajah dan AI yang terintegrasi dalam CCTV telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di banyak kota besar China. Selain untuk kepolisian, teknologi ini juga digunakan dalam berbagai sektor seperti transportasi, perbankan, dan layanan publik.


Ke depan, penerapan teknologi pengawasan diperkirakan akan semakin meluas, tidak hanya di China tetapi juga di berbagai negara yang mengadopsi sistem serupa. Tantangan terbesar adalah menemukan keseimbangan antara keamanan publik dan perlindungan privasi warga.

TerPopuler