![]() |
| Foto:Seorang Anak Dikabarkan Tersengat aliran Listrik di Gardu PLN saat Membuka box trafo |
VISTORBELITUNG.COM,Blitar – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Seorang balita berusia tiga tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik bertegangan tinggi saat bermain di sekitar gardu trafo milik PLN, Kamis (24 Oktober 2025).
Peristiwa nahas tersebut terjadi di siang hari, tepatnya di depan rumah korban. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh nenek korban yang baru saja selesai mencuci pakaian. Saat mencari keberadaan cucunya, sang nenek justru mendapati korban sudah tergeletak dalam kondisi meninggal dunia di dekat gardu trafo.
Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diduga berhasil membuka pintu gardu trafo yang tidak terkunci. Setelah pintu terbuka, korban kemudian menyentuh komponen-komponen listrik di dalamnya yang masih bertegangan tinggi, hingga menyebabkan sengatan listrik fatal yang merenggut nyawanya.
"Korban ditemukan oleh neneknya setelah selesai mencuci. Saat itu, orang tua dan kakek korban sedang bekerja, sehingga korban bermain tanpa pengawasan," ujar Ipda Putut.
Usai kejadian, pihak keluarga langsung membawa korban dan memutuskan untuk memakamkannya. Keluarga menolak untuk dilakukan prosedur otopsi dengan menandatangani surat pernyataan resmi sebagai bentuk persetujuan atas keputusan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh orang tua akan pentingnya pengawasan ketat terhadap anak, terutama di lingkungan yang dekat dengan instalasi listrik berbahaya seperti gardu trafo. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dan memastikan instalasi listrik di lingkungan sekitar dalam kondisi aman dan terkunci rapat untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.
