Warga Tamiang Bajut Geger, Jeritan Histeris dari Atas Pohon Diduga Kuyang, Ternyata Santri Kesurupan -->

Warga Tamiang Bajut Geger, Jeritan Histeris dari Atas Pohon Diduga Kuyang, Ternyata Santri Kesurupan

Mar 5, 2026, March 05, 2026

 

Foto:jeritan yang terdengar begitu nyaring dan mencekam membuat bulu kuduk warga merinding


VISTORBELITUNG.COM,Tabalong – Suasana malam di kawasan Tamiang Bajut, Kabupaten Tabalong, mendadak heboh dan berubah mencekam setelah warga mendengar suara jeritan histeris yang berasal dari atas sebuah pohon tinggi. Peristiwa yang terjadi baru-baru ini ini sontak menggegerkan warga sekitar, terutama para penembak burung yang tengah beraktivitas di lokasi kejadian.


Awalnya, jeritan yang terdengar begitu nyaring dan mencekam membuat bulu kuduk warga merinding. Banyak yang menduga bahwa suara tersebut berasal dari makhluk halus, seperti Kuyang—makhluk mistis dalam mitologi Kalimantan yang konon sering muncul dengan wujud kepala beserta isi perut yang terbang mencari mangsa. Dugaan ini semakin kuat ketika salah seorang warga berhasil mengabadikan penampakan "sosok" di atas pohon tersebut menggunakan ponsel.


Video amatir itu pun dengan cepat menyebar dan menimbulkan spekulasi di kalangan warga. Namun, setelah diteliti lebih detail, penampakan yang semula dianggap seram itu ternyata adalah sosok seorang anak-anak yang tengah berada di atas pohon.


Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, anak tersebut diketahui merupakan seorang santri yang tiba-tiba kerasukan dan tidak sadarkan diri. Dalam kondisi tak sadar, ia naik ke atas pohon sambil terus menjerit histeris, bahkan terlihat sempat memasuki sebuah karung yang berada di dahan pohon tersebut.


"Yang merasukinya jar habib bakas orang bebu nuhan di tambang, info TKP di Tamiyang Bajut," ujar seorang warga sekitar menjelaskan penyebab kerasukan sang anak. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa roh yang merasuki diduga berkaitan dengan orang-orang yang pernah berbuat kesalahan atau meninggal secara tidak wajar di area tambang.


Beruntung, setelah melalui proses evakuasi dan upaya spiritual oleh warga serta tokoh setempat, anak tersebut akhirnya berhasil diturunkan dalam keadaan selamat, meski masih dalam kondisi lemah. Peristiwa ini menjadi tontonan warga dan kembali mengingatkan masyarakat akan hal-hal gaib yang masih dipercaya di lingkungan sekitar.

TerPopuler